Home / Jurnalisme Warga (page 6)

Jurnalisme Warga

Karang Langka di Perairan Candidasa

Oleh I Gede Agus Ada Pulau Dewata memiliki terumbu karang langka dan diduga satu-satunya ada di dunia tepatnya berada di Perairan Candidasa. Terumbu karang itu pertama ditemukan tahun 2011 oleh ahli terumbu karang dunia dan diberi nama Karang Jepun karena bentuknya menyerupai bunga Jepun, nama ilmiahnya adalah Euphyllia Baliensis. Menurut ...

Read More »

Pewarta Warga di Kawasan Candidasa Terbentuk

Kawasan Candidasa termasuk dalam rencana Kawasan Konservasi Perairan Kabupaten Karangasem yang akan dicadangkan. Warga diharapkan turut terlibat mengelola dan menentukan arah perancangan tata ruang lautnya. Selain itu juga mendokumentasikan secara mandiri potensi dan tantangan yang akan muncul. Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Sengkidu dan Bugbug dalam Pelatihan Kelas Jurnalisme ...

Read More »

Perusakan Terumbu Karang

Pada Minggu, 13 September 2015 saya mewawancarai I Gede Buana, seorang penyelam asal Desa Culik, Karangasem dan Alec Cember, penyelam asal luar negeri. Keduanya mengatakan di daerah Amed – Jemeluk Bali Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem terjadi perusakan terumbu karang di kawasan pariwisata. I Gede Buana mengatakan pernah menemukan orang yang menginjak ...

Read More »

Jalan Rusak dan Tidak Ada Penerangan di Amed

Dusun Lebah, Desa Purwakerti, yang lebih dikenal sebagai kawasan wisata Amed, adalah salah satu tempat wisata yang ada di Karangasem Timur. Banyak turis mancanegara yang datang ke Amed. Ironisnya, jalan yang dilalui di Amed sangat memprihatinkan. “Dari sepanjang 5 km jalan yang ada di Desa Purwakerti, 80 persennya rusak dan ...

Read More »

Warga Amed Memetakan Potensi dan Tantangan Desa Mereka

Dalam rangkaian pelatihan yang dimulai pekan ini pada Sabtu (12/9) sampai satu bulan ini, warga mengidentifikasi potensi dan tantangan desa wisata perairan ini. Lainnya tentang infrastruktur seperti kurangnya lampu penerangan, jalan rusak, sampah di darat dan laut, anak putus sekolah, dan lainnya. Salah satu hal yang ingin dikampanyekan adalah upaya ...

Read More »

Warga Tulamben Mendorong Pusat Informasi Desa

Belasan warga Tulamben terlibat dalam pelatihan jurnalisme warga Nyegara Gunung, Sabtu dan Minggu (9/8) kemarin di Kantor Desa Tulamben. Ada pemandu selam lokal, pelaku usaha, staf Badan Usaha Milik Desa, pelajar, dan lainnya. Mereka merintis pusat informasi desa yang dikelola warga sendiri. Pengelolaan informasi dinilai sangat penting sebagai bagian upaya ...

Read More »

Awal Lahirnya Jurnalis Warga Desa Tulamben

Oleh Nyoman Gede Pandu Nujaya Sekali lagi bentuk keseriusan LSM bersama Kabupaten Karangasem dalam membangun kemajuan desa terlaksanan, terbukti pada Sabtu, 8 Agustus 2015 di aula pertemuan Kantor Kepala Desa Tulamben diadakan kelas jurnalisme warga “Nyegara Gunung“ 2015 sinergi desa dan pewarta warga dalam dokumentasi kawasan konservasi perairan (KKP) Kabupaten ...

Read More »

Tempat-tempat Menarik di Desa Perancak

Di Desa Perancak banyak sekali tempat yang sangat menarik. Banyak wisatawan sering berkunjung ke Perancak. Desa Perancak terkenal sebagai desa penghasil ikan. Di desa Perancak, Banjar Mekar Sari, terkenal Pantai Ujung Perancak yang di sebut masyarakat sekitar dengan sebutan Tanjung. Di Pantai Ujung ini terdapat perahu-perahu yang cantik berhiaskan hiasan ...

Read More »

Kelas Menulis Nyegara Gunung Dimulai

Desa Tulamben. Kapal USAT (United States Army Transport) Liberty terkena torpedo dari Tentara Kekaisaran Jepang. Sekarang, lokasi bangkai kapal tersebut merupakan salah satu titik penyelaman paling terkenal di Bali karena keindahan terumbu karangnya. Tulamben berjarak sekitar 100 km dari Denpasar. Di desa inilah Sloka Institute bekerjasama dengan Conservation International Indonesia ...

Read More »

Dari Pemburu jadi Pelindung Penyu

Sekitar 1970an, Kelompok Ramayana di Perancak gemar memburu puluhan ribu penyu hingga ke Alas Purwo, Jawa Timur.  Kini penerusnya yang menamai diri Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih melakukan hal sebaliknya. Mencoba melestarikan penyu bagi generasi masa depan. “Ibarat menebus dosa masa lalu. Dulu ayah saya seorang pemburu penyu,” ungkap I ...

Read More »

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow