Home / Author Archives: Nyegara Gunung

Author Archives: Nyegara Gunung

Tingkatkan Kedaulatan Pangan Lokal, CI Indonesia Bersama Kelompok Tani Budidayakan Sorgum

Sejak Tahun 2018 lalu, Conservation International (CI) Indonesia telah bekerja bersama dengan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Anugrah Wisesa untuk pengelolaan Hutan Desa Dukuh, di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Untuk meningkatkan kedaulatan pangan lokal di Desa Dukuh, yang kini mulai terancam oleh pengikisan pengetahuan lokal akan keragaman tanaman pangan di wilayahnya, kegiatan perkebunan yang ...

Read More »

Potensi Tinggi, Wisata Selancar di Keramas dan Kedungu Butuh Pengelolaan yang Lebih Baik

Pantai Keramas dan Pantai Kedungu merupakan dua pantai yang diminati para peselancar karena pesona ombaknya. Untuk mengetahui kondisi, manfaat dan potensi pengembangan wisata selancar di kedua pantai ini, Youth Conservation Initiative (YCI) Bali melakukan penelitian Analisis Manfaat dan Potensi Pengembangan Wisata Selancar Di Desa Keramas, Gianyar dan Belalang Tabanan, Bali, ...

Read More »

Membantu Regenerasi Alami Hutan Desa

Upaya pemulihan ekosistem hutan tidak serta merta tentang menanam banyak pohon. Dalam kasus tertentu, hutan mampu memulihkan diri secara alami apabila dibebaskan dari gangguan. Conservation International Indonesia memulai upaya restorasi di Hutan Desa Dukuh, Kabupaten Karangasem, Bali, sejak tahun 2018. Sebagian dari 455 Ha hutan desa ini dalam dekade terakhir ...

Read More »

Sosialisasi PAIR di Hutan Desa Dukuh

Hutan Desa Dukuh adalah hutan lindung seluas 455 ha yang kini dikelola oleh Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Anugrah Wisesa dalam skema Perhutanan Sosial, dengan dampingan dari Conservation International (CI) Indonesia. Hutan ini terletak di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali. Dengan curah hujan 500 – 1000 mm per tahun, wilayah ...

Read More »

Sinergi Para Pihak dalam Inclusive Marine Tourism

Degradasi ekosistem karang membutuhkan upaya nyata untuk meningkatkan tutupan karang hidup dan berpotensi menjadi ikon wisata bahari baru pasca pandemic Covid 19 yang menerpa dunia saat ini. Conservation International (CI) Indonesia bekerjasama dengan Balai KSDA, Kelompok Pembudidaya Karang Hias Nusantara (KPKHN), Pemerintah Desa Tulamben dan Organisasi Pemandu Selam Tulamben (OPST) ...

Read More »

Program Adopsi Inti Restorasi (PAIR)

Hutan Desa Dukuh adalah hutan lindung seluas 455 ha yang kini dikelola oleh Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Anugrah Wisesa dalam skema Perhutanan Sosial, dengan dampingan dari Conservation International (CI) Indonesia. Hutan ini terletak di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali. Dengan curah hujan 500 – 1000 mm per tahun, wilayah ...

Read More »

Penanaman Bibit Karang di Tulamben sebagai Bagian IMT

Sebanyak 32 orang penyelam berkumpul dan bersiap melakukan penanaman bibit karang di area pesisir Coral Garden Tulamben yang menjadi destinasi wisata selam di Bali. Kegiatan ini dilakukan pada 28 Oktober 2020 yang bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda. Para penyelam ini merupakan anggota dari OPST (Organisasi Pemandu Selam Tulamben) dan perwakilan ...

Read More »

Hasil Pemantauan Ekosistem Terumbu Karang tahun 2020 Kawasan Tulamben dan Amed

Pandemi Covid19 telah menyebabkan ditutupnya aktivitas wisata menyelam di kawasan Tulamben dan Amed sejak awal April 2020. Aktivitas penyelaman bisa dikatakan hampir tidak ada di dua kawasan tersebut selama 2 bulan terakhir, walau ada 1-2 aktivitas penyelaman yang berlangsung di kawasan Amed hingga Bunutan. Pandemi ini merupakan kejadian luar biasa ...

Read More »

Aksi ForBALI di Tengah Hujan, Mendesak Perpres Kawasan Konservasi Maritim

Saat ini banyak regulasi yang sedang disusun di kawasan strategis meliputi daerah Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita) Bali Sementara masih ada Perpres No.51/2014 sebagai karpet merah rencana reklamasi di Teluk Benoa yang terus menuai protes. ForBALI menuntut penerbitan Perpres Kawasan Konservasi Teluk Benoa segera mengganti Perpres lama. Ada juga ...

Read More »

Wow, Ada Gerakan Panen Air Hujan untuk Air Minum

Sekolah Menengah di Buleleng mendukung konservasi alam dan demonstrasi mengubah air hujan menjadi air minum dengan metode elektrolisis. SINGARAJA, NusaBali.com. Berdasarkan informasi data Peta Baseline Ketersediaan Air yang bersumber dari Kajian Ilmiah Tim KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) tahun 2018, ketersediaan air di Pulau Bali pada tahun 2025 diproyeksikan kurang dari ...

Read More »

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow