Home / Bali / CI Minta Teluk Benoa Dijadikan Kawasan Konservasi

CI Minta Teluk Benoa Dijadikan Kawasan Konservasi

Beritabali.com, Renon. Conservation Internasional (CI) merekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Badung Bali untuk menjadikan kawasan Teluk Benoa sebagai bagian dari Kawasan Konservasi Perairan (KKP).

Hal ini perlu dilakukan agar pengelolaan Teluk Benoa sejalan dengan Perpres 45 tahun 2011 tentang tata ruang Sarbagita di sebutkan dengan jelas bahwa kawasan Teluk Benoa merupakan kawasan konservasi.

Manajer Program Jejaring KKP Bali CI Indonesia I Made Iwan Dewantama dalam keteranganya di Renon (4/9/2013) menyampaikan kawasan Teluk Benoa sangat layak untuk dijadikan zona KKP. Mengingat kawasan Teluk Benoa dengan hutan mangrove-nya merupakan green belt bagi wilayah Bali selatan dan tempat ikan untuk memijah.

“Tapi yang jelas dari informasi masyarakat itu tempat mencari ikan, masyarakat tahu persis ikan apa ada di sana, kemudian mangrove itu merupakan green belt yang harus tetap dijaga, apalagi dengan adanya JDP (jalan diatas perairan), itu dampak dari sirkulasi air sangat tinggi,” jelas I Made Iwan Dewantama.

Iwan Dewantama juga berharap pemerintah Kabupaten Badung segera membuat zonasi atau tata ruang kawasan pesisir dari Teluk Benoa. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya bentrok kepentingan di kawasan Teluk Benoa.

Sumber: beritabali.com

Komentar

Komentar

x

Check Also

Bergerak dari Desa Dukung Pengelolaan KKP Karangasem

Desa Tulamben sukses mengalokasikan anggaran desa untuk konservasi pesisir dan laut dengan pembuatan hexadome (rumah ikan buatan-red). Sementara Desa Bunutan baru saja menetapkan Peraturan Desa (Perdes) No. 4 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Pesisir Desa Bunutan tertanggal 27 Agustus 2019. Inisiatif menarik juga muncul dari Pokmaswas Tirta Segara Labuan Amuk, Desa ...

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow