Home / Berita Terkait / KKP Kabupaten Buleleng

KKP Kabupaten Buleleng

Wisata Lumba-lumba Lovina

Wisata Lumba-lumba Lovina

KKP Kabupaten Buleleng dibagi ke dalam tiga blok. Blok pertama atau disebut dengan Taman Wisata Perairan Buleleng Barat seluas 651.24 ha dengan fokus kepada kegiatan masyarakat terkait dengan pengelolaan terumbu karang buatan. Taman Wisata Perairan Buleleng Tengah mencakup perairan Lovina dan sekitarnya dengan areal seluas 6,727.91 ha, yang dikenal sebagai habitat lumba-lumba. Terakhir adalah Taman Wisata Perairan Buleleng Timur yang mencakup wilayah perairan Desa Tembok hingga Desa Pacung dengan luas mencapai 6,661.68 ha, yang selama ini dikenal sebagai daerah penangkapan ikan hias.

Bawah laut Pemuteran - Buleleng

Bawah laut Pemuteran – Buleleng

Sebagai catatan, sebuah penelitian menyatakan bahwa pada tahun 2008 hingga 2009, wisata lumba-lumba di Lovina menyumbangkan sekurang-kurangnya USD 4,1 juta per tahun dari sekitar 37.000 wisatawan, atau sekitar 46% dari total Produk Domestik Bruto lokal (Mustika, 2012). Aktifitas ekonomi yang dihasilkan melalui kegiatan wisata ini tentunya memiliki dampak lingkungan yang tidak sedikit, dan harapannya dapat dikelola dengan jauh lebih baik dengan adanya KKP di Kabupaten Buleleng. Buleleng telah memiliki dokumen Rencana Strategis Wilayah Pesisir (RSWP) semenjak tahun 2009, dan telah dilegislasi menjadi Peraturan Bupati mengenai Pengelolaan Wilayah Pesisir. Untuk melengkapinya, Buleleng tengah mempersiapkan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir (RZWP) yang telah memasuki tahap rancangan Peraturan Daerah. Hingga saat ini, Kabupaten Buleleng sedang sedang mempersiapkan unit pengelola, rencana pengelolaan, dan lain-lain, dalam rangka pemenuhan syarat untuk penetapan KKP oleh Menteri Kelautan dan Perikanan.

Komentar

Komentar

x

Check Also

Sinergi Para Pihak dalam Inclusive Marine Tourism

Degradasi ekosistem karang membutuhkan upaya nyata untuk meningkatkan tutupan karang hidup dan berpotensi menjadi ikon wisata bahari baru pasca pandemic Covid 19 yang menerpa dunia saat ini. Conservation International (CI) Indonesia bekerjasama dengan Balai KSDA, Kelompok Pembudidaya Karang Hias Nusantara (KPKHN), Pemerintah Desa Tulamben dan Organisasi Pemandu Selam Tulamben (OPST) ...

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow