Home / Bali / Konservasi Penyu Kurma Asih di Perancak Menarik Wisatawan

Konservasi Penyu Kurma Asih di Perancak Menarik Wisatawan

 

Kelompok Konservasi Penyu Kurma Asih adalah upaya pelestarian penyu yang terletak di Desa Perancak, Kabupaten Jembrana, Bali. Ketua kelompok Kurma Asih ini adalah I Ketut Anom Astika Jaya. Konservasi Kurma Asih ini selain menjadi tempat pelestarian penyu, juga menjadi sebuah daya tarik wisata. Konservasi ini banyak di kunjungi oleh wisatawan, juga sebagai sarana belajar bagi siswa-siswi baik di bali maupun di luar bali.

Pada waktu-waktu tertentu banyak wisatawan yang berkunjung ke Kurma Asih ini. Tak hanya wisatawan lokal saja, namun wisatawan asing juga banyak yang berkunjung ke sini. Wisatawan lokal biasanya adalah siswa-siswi yang ingin belajar cara pelestarian penyu. 

Yang saya lihat biasanya wisatawan mancanegara yang berkunjung, ada yang hanya sekedar melihat-lihat tempat telor, tukik (anak penyu) dan suasana pantai, juga mereka biasanya ikut melepas tukik ke laut. Demikian pula dengan siswa-siswi yang datang, mereka biasanya berkelompok dan diantar oleh gurunya.

Di samping itu, ada juga dari kelompok konservasi penyu yang datang dari daerah lain di luar Bali (Kalimantan Timur, Raja Ampat di Papua, dan Jawa) untuk melakukan studi banding. Kebetulan Saya mengenal mereka dan pernah di ajak melakukan penelitian mengenai telur penyu. Diakhir kunjungan, mereka melepas tukik-tukik ke laut.

photo 3
Namun sayangnya konservasi Kurma Asih ini banyak kekurangan fasilitas. Tempat istirahat dan ruangan penerimaan tamu tidak ada. Bisanya tamu yang datang di ajak duduk di bale bengong. Minimnya biaya menjadi kendala dalam hal ini.

Saya berharap tempat konservasi ini tetap ada. Dukungan dari penduduk setempat juga sangat penting. Saya ingin menyadarkan mereka bahwa Kurma Asih ini adalah aset Desa Perancak dan milik bersama. Kita harus ikut membantu walau tidak berupa materi; dengan menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah di laut, agar tidak berdampak buruk bagi populasi penyu.

Ditulis oleh: Ni Putu Erna Kusuma Wardani, Peserta Kelas Menulis Jurnalisme Warga Perancak, 22 Desember 2013

Komentar

Komentar

x

Check Also

Bergerak dari Desa Dukung Pengelolaan KKP Karangasem

Desa Tulamben sukses mengalokasikan anggaran desa untuk konservasi pesisir dan laut dengan pembuatan hexadome (rumah ikan buatan-red). Sementara Desa Bunutan baru saja menetapkan Peraturan Desa (Perdes) No. 4 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Pesisir Desa Bunutan tertanggal 27 Agustus 2019. Inisiatif menarik juga muncul dari Pokmaswas Tirta Segara Labuan Amuk, Desa ...

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow