Home / Cerita Warga / Kelompok Nelayan Candi Bahari

Kelompok Nelayan Candi Bahari

Di Desa Sengkidu terdapat kelompok nelayan yang bernama Candi Bahari. Kelompok ini dirintis pada tanggal 1 pebruari 2004. Kelompok ini dikelola oleh para nelayan yang ada di Desa Sengkidu. Menurut keterangan salah satu nelayan yang bernama I Nyoman Gunung, kelompok ini dulunya terdiri 30 orang, dan sampai saat ini masih 24 orang. Karena anggotanya ada yang meninggal dan ada juga yang lanjut usia.

Kelompok nelayan jika mendapatkan ikan biasanya dijual hotel-hotel dan para tengkulak. Dalam sehari Kelompok Nelayan Candi Bahari hanya mendapatkan kira-kira Rp. 500.000 itu pun tidak menentu. Kelompok nelayan ini tidak hanya mencari ikan saja, juga melayani para tamu yang ingin melihat kawasan laut atau yang ingin menyelam dan melihat indahnya kedalaman laut yang ada di sekitaran Desa Sengkidu.

Para wisatawan yang sedang berlibur jika ingin menyelam diantarkan oleh dua atau tiga petugas atau kelompok nelayan ini secara bergantian. Harga sekali jalan sekitar Rp.500.000 karena kelompok nelayan ini dulunya belum memiliki tempat penyimpanan alat-alat nelayan, maka diusulkanya kepemerintah untuk tempat penyimpanan alat nelayan di sebelah pura Segara Sengkidu, dan  tanggal 27 Nopember 2003 telah dibangun dan diresmikanya tempat penyimpanan alat-alat nelayan bantuan ini di dapat dari PNPM. Pada saat ini kegiatan nelayan pun Berjalan dengan lancar.

 

Oleh : Ketut Sukersi (Pewarta Sengkidu)

Komentar

Komentar

x

Check Also

Kisah Kakek asal Biaslantang saat Letusan Gunung Agung Tahun 1963

“ Pada tahun 1963 saya berusia sekitar 6 atau 7 tahun. Waktu itu saya menjadi angkatan kedua di SD 1 Purwakerthi,” tutur I Made Badung, saksi sejarah saat Gunung Agung meletus tahun 1963. Sebelum meletus, para pengungsi sudah berdatangan dari Desa Datah dengan berjalan kaki, karena dulu akses transportasi belum secanggih ...

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow