Home / Berita Terkait / KKP Kabupaten Jembrana

KKP Kabupaten Jembrana

Kabupaten Jembrana memiliki garis pantai sepanjang 83.5 km, dengan perkiraan luas persebaran terumbu karang mencapai sekitar 868 ha, dimana sekitar 124.8 ha terdapat di kawasan Teluk Gilimanuk yang merupakan bagian dari wilayah Taman Nasional Bali Barat (TNBB), dan sisanya membentang di sepanjang wilayah Kecamatan Melaya. Kabupaten Jembrana juga memiliki ekosistem hutan bakau yang tersebar di 8 Desa dengan luas mencapai 144.5 ha. Selain kedua ekosistem penting tersebut, Kabupaten Jembrana juga dikenal sebagai daerah peneluran penyu (terutama Penyu Lekang atau Lepidochelys olivacea), khususnya di Desa Perancak dan Pengambengan. Sebagai catatan, kegiatan pelestarian penyu di Desa Perancak telah dimulai semenjak tahun 1996. Perda Kabupaten Jembrana No. 11 Tahun 2012 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jembrana menetapkan bahwa kawasan konservasi pesisir dan pulau-pulau kecil meliputi (Paragraf 4, Pasal 37 Ayat 4):

  1. Kawasan konservasi dan perlindungan ekosistem pesisir kawasan pesisir Desa Perancak, Candikusuma dan Gilimanuk;
  2. Kawasan taman pesisir yang merupakan usulan pengembangan baru sebagai taman konservasi dan ekowisata seluas 117.1 ha tersebar di kawasan hutan bakau di kawasan pesisir Desa Pengambengan di Kecamatan Negara, Desa Perancak, Desa Budeng, Kelurahan Sangkaragung di Kecamatan Jembrana.

Pada tahun 2012, pemerintah daerah setempat telah menyelesaikan dokumen Rencana Strategis Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RSWP-3-K) Tahun 2013-2032. Dokumen yang berkaitan erat dengan aspek pengelolaan sumber daya kelautan dan wilayah pesisir ini telah memasuki proses legislasi untuk menjadi Peraturan Bupati. Berbarengan dengan itu, proses penyusunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP-3-K) –yang dilandasi atas arahan kebijakan sebagaimana dijabarkan dalam RSWP-3-K, telah dimulai. Bersama-sama dengan RTRW Kabupaten Jembrana, Kedua dokumen penting tersebut merupakan acuan bagi pemerintah daerah dalam upaya-upaya yang berkontribusi dalam perbaikan, pelestarian dan pengelolaan lingkungan pesisir dan laut di Kabupaten Jembrana. Sebagai tindak lanjut dari RTRW Kabupaten Jembrana dan juga proses yang berlangsung terkait dengan RSWP-3-K maupun RZWP-3-K, melalui SK Bupati Jembrana No. 356/DKPK/2012 Tentang Pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Penyusunan Rencana Pengelolaan dan Zonasi Kawasan Konservasi Perairan tertanggal 28 Juni 2013, maka Pokja terkait dengan KKP Kabupaten Jembrana secara resmi telah terbentuk. Pada bulan Oktober 2013, Tim Pokja KKP Kabupaten Jembrana melakukan kegiatan sosialisasi awal dan pengecekan titik terluar blok KKP yang akan diusulkan sebagai bagian dari upaya menuju pencadangan KKP Kabupaten Jembrana. Fokus kegiatan Tim Pokja KKP Kabupaten Jembrana adalah terkait dengan usulan blok KKP yang berada di Kecamatan Melaya, dan usulan blok Kawasan Konservasi Taman Pesisir (KKTP) –karena meliputi sebagian wilayah daratan, di Kecamatan Jembrana. Usulan blok KKP Kabupaten Jembrana tersebut secara sigap ditanggapi melalui SK Bupati Jembrana No. 778/DKPK/2013 Tentang Pencadangan Kawasan Konservasi Perairan Kabupaten Jembrana yang disahkan pada akhir Desember 2013 lalu. Setelah dicadangkan, Pokja KKP Kabupaten Jembrana akan memulai upaya-upaya menuju tahap penetapan mulai dari penyusunan rencana pengelolaan, zonasi, perencanaan unit pengelola, hingga kepada serangkaian konsultasi publik, lokakarya maupun pelatihan.

Komentar

Komentar

x

Check Also

Krisna Duta Muda Hibur Pengungsi Gunung Agung

Sekaa Lawak Krisna Duta Muda Banjar Bunutan adalah kumpulan remaja yang menyalurkan hobinya dalam bidang kesenian seni komedi ala Bali. Sekaa yang didirikan pada tanggal 20 Januari 2016 oleh tiga pemuda bernama I Nyoman Mudiana selaku ketua, I Wayan Sudiantara selaku wakil, dan I Putu Wantiadi selaku bendahara. Beranggotakan 14 ...

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow