Home / Cerita Lapangan / Pelatihan Pewarta Warga Sengkidu-Nyuh Tebel

Pelatihan Pewarta Warga Sengkidu-Nyuh Tebel

Conservation International (CI) Indonesia mengadakan pelatihan pewarta warga Nyegara Gunung Karangasem 2017 di Aula Kantor Desa Sengkidu. Kegiatan pelatihan berlangsung selama 2 hari tanggal 24-25 Mei 2017.

Peserta pelatihan berasal dari Desa Sengkidu dan Desa Nyuh Tebel. Latar belakang peserta beragam antara lain dari unsur perangkat desa, unsur pariwisata, unsur mahasiswa. Sekitar 18 orang peserta hadir mengikuti pelatihan.

Perbekel Sengkidu selaku tuan rumah tempat pelatihan membuka acara pelatihan pada pukul 08.30 Wita. Pada acara pembukaan, Perbekel Sengkidu menyampaikan sambutannya dengan memberi semangat motivasi kepada peserta untuk mendapatkan manfaat sebesar-besarnya dari pelatihan yang dilaksanakan dan berharap kepada seluruh peserta agar mampu menerapkan hasil-hasil pelatihan untuk pembangunan desa.

Hanggar Prasetio dari CI Indonesia menyampaikan hal-hal teknis yang akan diberikan kepada peserta. Hanggar menjelaskan betapa pentingnya menjaga keanekaragaman hayati yang terkandung di dalam perairan Nyuh Tebel-Sengkidu.

Tujuan dari pelatihan ini adalah mendorong warga untuk bisa menulis dan menyampaikan informasi yang ada di desa. Selain itu agar  peserta  mampu menambah ketrampilan di bidang pewarta warga. Sehingga warga bisa membantu pentingnya menjaga kelestarian alam semesta. Salah satunya pantai yang memberikan kebutuhan ekonomi bagi warga seperti ikan, garam dan lain-lain.

Pada hari pertama pelaksanaan pelatihan, peserta sangat antusias dan semangat. Dalam pelatihan pewarta, peserta juga dapat teman baru dan saling mengenal walaupun beda desa. Pewarta warga merupakan penulis yang berada di tingkat desa yang berkeinginan untuk mengembangkan potensi yang ada di desa tersebut. Tujuannya adalah untuk melestarikan budaya lokal maupun kondisi alam terutama yang berkaitan dengan konservasi perairan.

Dilanjutkan materi tentang teknis menulis berita oleh Luh De Suriyani. Peserta diperkenalkan dasar-dasar menulis berita 5W+1H, teknis menulis berita, contoh publikasi oleh desa Nyuh Tebel yang telah mempunyai website desa nyuhtebel.desa.id

Contoh berita di koran diberikan kepada peserta untuk membedakan antara berita langsung, berita ringan dan berita mendalam. Peserta secara berkelompok memilih berita koran yang termasuk berita langsung.

Peserta kemudian berlatih menulis berita dengan topik pelatihan pewarta warga hari ini. Dari hasil tulisan peserta akan dipilih tulisan terbaik untuk mendapatkan apresiasi.

Hari kedua pelatihan diawali dengan sharing pengalaman oleh  Tirta Noviyanti, Pewarta Warga Amed Sesi materi berikutnya adalah teknik mengambil foto untuk berita oleh Agus Sumberdana. Luh De Suriyani juga melengkapi sesi materi foto dengan praktik mengambil foto dengan ponsel.

Tulisan dan foto-foto hasil karya peserta dikumpulkan kemudian dilanjutkan dengan presentasi hasil karya oleh masing-masing peserta. Peserta dengan tulisan terbaik dipilih oleh peserta lain. Adapun tulisan yang terpilih adalah tentang Sate Mendira yang ditulis oleh Niky.

 

Komentar

Komentar

x

Check Also

Kisah Kakek asal Biaslantang saat Letusan Gunung Agung Tahun 1963

“ Pada tahun 1963 saya berusia sekitar 6 atau 7 tahun. Waktu itu saya menjadi angkatan kedua di SD 1 Purwakerthi,” tutur I Made Badung, saksi sejarah saat Gunung Agung meletus tahun 1963. Sebelum meletus, para pengungsi sudah berdatangan dari Desa Datah dengan berjalan kaki, karena dulu akses transportasi belum secanggih ...

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow