Home / Bali / Peringatan Hari Bumi, Momentum untuk Sadar Menjaga Lingkungan

Peringatan Hari Bumi, Momentum untuk Sadar Menjaga Lingkungan

Hari Bumi dirayakan secara internasional pada tanggal 22 April setiap tahunnya. Peringatan Hari Bumi dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini yaitu bumi.

Rangkaian Puncak Peringatan Hari Bumi 2017 dilaksanakan di Balai Penelitian dan Observasi Laut (BPOL) Jembrana pada 20 April 2017. Acara memadukan kegiatan di dalam ruangan (class session) dan di luar ruangan (field session). Kegiatan diikuti oleh sekitar seratus peserta yang terdiri dari siswa SMA se-Jembrana, UPT KKP se-Bali, UPT Pemerintah Daerah Jembrana, LSM, dan Kelompok masyarakat peduli lingkungan. Field session yang digelar adalah penanaman mangrove dan /mangrove clean up /di area hutan mangrove di wilayah Perancak dan Budeng. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Riset Pusat Kelautan (Pusriskel), Drs. Riyanto Basuki, M.Si.

Ketertarikan saya mengikuti kegiatan ini adalah untuk refreshing dari kegiatan kerja dan kuliah, menambah wawasan tentang lingkugan, dan bisa bertemu dengan teman-teman baru yang memilki visi sama untuk menjaga lingkungan. Pada hari itu kegiatan di luar ruangan terdiri dari kegiatan penanaman bibit mangrove dan mangrove clean up.

IMG_3181

Saya mendapat tugas dalam kegiatan mangrove clean up. Dalam kegiatan mangrove clean up peserta berhasil mengumpulkan sampah sekitar 100 kg yang sebagian besar merupakan sampah plastik. Sedangkan sebagian peserta lainnya seratus bibit mangrove berhasil ditanam di utara area kantor BPOL.

Sangat prihatin melihat masih banyaknya masyarakat yang kurang peduli terhadap lingkungan khususnya membuang sampah sembarangan. Namun di sisi lain saya  patut bangga dengan mulai tumbuhnya berbagai kelompok masyarakat peduli lingkungan yang harus di apresiasi. Saya bersyukur bisa mengikuti kegiatan yang berkualitas seperti ini dan berharap Peringatan Hari Bumi 2017 bisa menjadi momentum bagi kita semua untuk sadar terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Dan harapannya semoga kegiatan seperti ini tidak hanya merupakan simbolik semata namun diikuti action langsung untuk menjaga lingkungan.

tio

Oleh : I Made Tio Adiana (Universitas Terbuka & Puskesmas II Jembrana)

Komentar

Komentar

x

Check Also

Arak, antara Eksistensi dan Distorsi

Manusia Bali adalah masyarakat agraris yang terkenal dengan dengan etos kerja yang tinggi. Dikarunia lahan yang subur dengan 4 danau sebagai bendungan alami yang akan senantiasa menyediakan air untuk pertanian. Saat musim tanam petani harus bekerja keras untuk mengolah tanah agar menghasilkan padi yang bagus dan untuk menjaga stamina terutama ...

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow