Home / Tag Archives: conservation international indonesia (page 2)

Tag Archives: conservation international indonesia

Berawal dari Gebang menjadi Hiasan Penjor

Gebang adalah nama lokal yang disematkan oleh warga Dukuh dan sekitarnya untuk tumbuhan dari jenis Agave sisalana Perrine. Dulu tumbuhan ini dipandang sebagai gulma oleh penduduk setempat, namun belakangan diambil serat daunnya, untuk kemudian dijual ke Sukawati, Gianyar dalam bentuk Gembrang. Gembrang adalah serat Gebang yang telah diikat sedemikian rupa ...

Read More »

Arak, antara Eksistensi dan Distorsi

Manusia Bali adalah masyarakat agraris yang terkenal dengan dengan etos kerja yang tinggi. Dikarunia lahan yang subur dengan 4 danau sebagai bendungan alami yang akan senantiasa menyediakan air untuk pertanian. Saat musim tanam petani harus bekerja keras untuk mengolah tanah agar menghasilkan padi yang bagus dan untuk menjaga stamina terutama ...

Read More »

Manisnya Gula Ental dari Tangan Pengrajin Dukuh

Beranjak dari penatnya hiruk pikuk kota menuju ke pesisir timur Pulau Bali, jajaran pohon Lontar menjadi pemandangan lumrah di Desa Tulamben dan Dukuh. Dua desa yang berlokasi hulu-hilir ini memiliki karakter tanah yang sama, kering dan berpasir. Maka kondisi tersebut menjadi tempat ideal untuk tumbuhnya pohon Lontar. Lontar atau lebih ...

Read More »

Karang Langka “Euphyllia Baliensis,” Mutiara Terpendam Karangasem

Karangasem, balipuspanews.com – Karang Jepun atau Euphyllia Baliensis merupakan satu jenis karang langka yang saat ini keberadaannya hanya bisa ditemui di lepas pantai timur Bali yaitu di perairan Candidasa, Kabupaten Karangasem. Menurut informasi yang diperoleh Karang langka yang merupakan mutiara terpendam Karangasem ini ditemukan pada tahun 2011 lalu oleh tiga ...

Read More »

Pemetaan Partisipatif Desa Dukuh

Jumat pagi, 23 Maret 2018 nampak 24 laki-laki telah berkumpul di aula Kantor Desa Dukuh. Mereka bersiap mengikuti kegiatan hari ini : Pelatihan Pemetaan Partisipatif Desa Dukuh. Masing-masing warga yang terpilih dari 6 dusun yang ada ini ke depannya akan melakukan pemetaan partisipatif. Pemetaan dilakukan untuk membuat peta Desa Dukuh ...

Read More »

Survei Lokasi Calon Zona Inti Takedan dan Gili Selang

Setelah melalui proses yang cukup panjang sejak tahun 2015 dan melalui rangkaian pertemuan dengan para pihak terkait telah dihasilkan kesepakatan zonasi KKP Karangasem. Zona-zona ini terbagi dalam zona perikanan berkelanjutan, zona pariwisata berkelanjutan, zona inti dan zona lainnya yaitu zona rehabilitasi karang, donor karang dan zona tambat jukung. Adapun luas ...

Read More »

Mengolah Hasil Perikanan, Mengembangkan Ekonomi Nelayan

Pada 19 Januari 2017, Pencadangan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Karangasem telah disahkan oleh Gubernur Bali. Dengan luas total adalah 5.856, 31 ha, sembilan desa pesisir masuk dalam kategori desa penyangga KKP Karangasem. Usaha untuk meningkatkan kesadaran akan pengelolaan KKP dilakukan terus menerus. Salah satu yang menjadi prioritas utama adalah dukungan ...

Read More »

Mangrove-Bin, Bagaimana Tindak Lanjutnya?

Pemantauan limbah yang dilakukan di Sungai Ijo Gading kini memasuki tahap ketiga. April 2017 lalu telah dilakukan penandatanga­nan perjanjian kerjasama monitoring sampah dan pelepasan alat pengumpul sampah “Man­grove-Bin” di Sungai Ijo Gading. Kesepakatan tersebut telah ditandatangani oleh CI Indonesia, Balai Riset dan Observasi Laut – Kementerian Kelautan dan Perikanan (BROL-KKP), ...

Read More »

Workshop Millenium Innovation Lab di Arlington

Workshop Millenium Innovation Lab yang diselenggara­kan di Arlington, Amerika Serikat bertujuan untuk mem­bantu generasi “milenial” dalam menciptakan inovasi baru dalam bidang konservasi sumberdaya alam. Salah satu diantaranya adalah diusung oleh CI Indonesia dalam meningkatkan kualitas hidup mangrove melalui ide besar alat pengumpul sampah ”Mangrove-bin”. CI Indonesia se­jak tahun 2012 menjalankan ...

Read More »

Kurangi Pencemaran, Sungai Ijogading Dipasangi “Mangrove Bin”

NEGARA, BALIPOST.com – Selama beberapa tahun belakangan ini, sampah-sampah kiriman yang mencemari laut di perairan Bali menjadi masalah. Bila tidak ditangani secara menyeluruh, dipastikan akan menjadi masalah besar ke depan. Salah satu penyumbang terbesar adalah sampah dari hulu yang mengalir melalui aliran sungai, baik sampah alami maupun sampah rumah tangga. ...

Read More »

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow