Home / Cerita Lapangan / Underwater Clean Up dalam Peringatan Hari Bumi 2017

Underwater Clean Up dalam Peringatan Hari Bumi 2017

Rangkaian kegiatan Peringatan Hari Bumi 2017 yang terakhir adalah underwater clean up di Pantai Semawang, Sanur pada tanggal 22 April 2017. Seluruh Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan di Bali mendeklarasikan Stop Buang Sampah ke Laut dengan melakukan aksi Gerakan “Clean up Underwater” di Pantai Semawang.

WhatsApp Image 2017-04-22 at 11.52.38

Deklarasi dibuat sebagai komitmen dalam rangka menjaga kebersihan, keindahan dan keanekaragaman sumberdaya hayati laut. Pelaksanaan underwater cleanup ini juga merupakan komitmen implementasi Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mendukung pelaksanaan Rencana Aksi Nasional (RAN) Penanggulangan Marine Debris.

WhatsApp Image 2017-04-22 at 11.52.37

Kegiatan ini diikuti oleh 73 penyelam dari berbagai macam kalangan mulai dari UPT KKP lingkup Bali, Perkumpulan Penyelam Profesional Bali (P3B), Nusa Dua Reef Foundation, CI Indonesia, Desa Adat Semawang serta Kepolisian Perairan Polda Bali dengan koordinasi dari Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL), Denpasar.

Para penyelam melakukan underwater clean up selama 45 menit di dasar laut. Sampah yang berhasil dikumpulkan adalah seberat 260,3 kilogram. Sampah-sampah tersebut terdiri dari sampah plastik, kayu, besi, baju, karpet, selimut dan potongan kain perca.

WhatsApp Image 2017-04-22 at 11.55.23

Hingga saat ini Indonesia dikenal sebagai penghasil sampah nomor 2 terbesar di dunia, terutama sampah plastik. Dengan karakteristiknya, sampah plastik membutuhkan waktu lama untuk melapuk dan terurai sekitar 50 – 600 tahun. Dalam proses tersebut, plastik terurai menjadi ukuran mikro dan masuk ke laut serta dimakan ikan. Dampak negatif pembuangan sampah di pesisir dan laut, katanya, mengganggu keindahan ekosistem laut dan mempengaruhi turunnya minat wisatawan ke lokasi-lokasi wisata pantai dan laut.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan tidak hanya sebagai perayaan seremonial namun juga menjadi gerakan masyarakat secara luas dalam mewujudkan Indonesia bebas sampah plastik di Laut. Bumi untuk Kita Bersama, Mari Berbagi Untuk Bumi.

Komentar

Komentar

x

Check Also

Kelas Jurnalisme Warga di Posko Pengungsian Nyuhtebel

Sebagai rangkaian kegiatan Anugerah Jurnalisme Warga 2017, kelas jurnalisme warga diadakan di Posko Pengungsian Desa Nyuhtebel dan Bungaya, Karangasem. Kegiatan diadakan oleh Balebengong yang berkolaborasi dengan Nyegara Gunung dan media jaringan jurnalisme warga pada 22 Oktober lalu. Tim Nyegara Gunung berkesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan kelas jurnalisme warga di Posko Pengungsian ...

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow